Arcandra Dan Standar Moral Bag2

Kalau tidak, mengapa ia dipecat 20 hari kemudian? Pemecatan Arcandra—meskipun ”dengan hormat”—menjelaskan bahwa ada yang salah dalam pengangkatannya. Untuk sementara ini, yang bersalah dalam pengangkatan itu tentulah bukan Presiden, melainkan orang yang diangkat. Kalau Presiden yang bersalah, tentu ia layak dimintai pertanggungjawaban di depan hukum. Kalau yang bersalah adalah orang yang diangkat, bisakah dijelaskan tingkat kesalahannya?

Sampai saat ini, kesalahannya yang nyata adalah tidak memberi keterangan yang benar sepanjang proses pengangkatan. Tidak memberi keterangan yang benar, terutama dalam kaitannya dengan masalah kenegaraan, identik dengan dusta. Kenyataan ini memang pahit, tapi begitulah adanya. Kepada majalah ini pun Arcandra berdusta dengan mengatakan ia mengambil kewarganegaraan Amerika karena demikianlah yang disyaratkan negara itu bagi orang yang ingin mengambil paten.

Si Kecil Senang Menggigit Kuku Bag3

Setelah itu melangkahlah lebih jauh untuk bersamasama mencari solusi yang bisa dilakukan anak. ¦ Ajak si kecil bicara soal menghentikan kebiasaannya itu. Mulailah berbicara dengan si batita soal apa yang dicemaskannya, kebiasaan gigit kuku, dan apa yang bisa dilakukan untuk menghilangkannya.

Baca juga : Kerja di Jerman

Setelah itu, tentukan bersama apakah si kecil ingin Mama mengingatkannya ketika ia mulai menggigiti kuku ataukah teguran Mama justru membuatnya sebal? ¦ Bantu batita menyadari kebiasaannya tersebut. Dorong si kecil untuk lebih menyadari kapan dan di mana dia menggigiti kukunya. Buatlah kesepakatan untuk menciptakan pengingat rahasia di saat-saat dia lupa dan kembali melakukan kebiasaannya tersebut, mungkin dengan sentuhan lembut di bahu atau kodekode rahasia lainnya. Beberapa anak menganggap pengingat fisik sangat efektif.

Yang harus diingat, cara ini hanya akan berhasil jika si kecillah yang memilih untuk mencobanya. Jika tidak, hal ini hanya akan terasa sebagai hukuman. ¦ Tawarkan alternatif. Mama bisa memberi si kecil satu-dua aktivitas pengganti. Misal, memberinya mainan saat si kecil harus melakukan perjalanan panjang, atau batu halus untuk digenggam saat ia ingin membaca. Cara lain, ajari si kecil sejumlah teknik relaksasi yang bisa ia lakukan ketika ia sangat ingin menggigiti kukunya, menarik napas dalam-dalam atau mengepalkan tangannya lalu membukanya. ¦

Alihkan pada hal lain. Beri kesempatan pada si batita untuk “membakar” ketegangan dan energinya akibat rasa gelisah. Misal, dengan berlari-lari atau melompat. Beberapa Mama memberi batitanya kegiatan motorik halus, seperti meremas-remas mainan lembutnya atau mencoretcoret dinding, yang intinya membuat tangan mereka tetap sibuk dan santai sekaligus. ¦ Coba dan coba lagi. Yang terakhir, ingatkan anak, dan juga diri Mama sendiri, bahwa kebiasaan sulit diubah dan Mama serta si kecil berada di pihak yang sama. Jika perlu ambillah waktu jeda dan pastikan si batita dicurahi banyak kasih sayang dan perhatian, terlepas dari berhasiltidaknya ia meninggalkan kebiasaan tersebut. Di lain waktu, coba lagi untuk membantunya melepas kebiasaan tersebut. Pada akhirnya kesabaran dan ketekunan Mama akan membuahkan hasil.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Bersatu Mengejar Mimpi Bag2

Kami anggap Islam sebagai agama resmi, tapi kami juga menghormati agama lain. Bersatu berjuang bagi pribumi, Melayu, dan ras lain,” kata Muhyiddin saat pendaftaran. Dua pekan lalu, Deputi Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi mengumumkan, secara prinsip, pemerintah menyetujui pembentukan partai baru itu. Meski demikian, ada hal-hal yang, menurut dia, masih harus dipastikan. Misalnya sejumlah masalah teknis, seperti kepengurusan. Zahid juga mewanti-wanti agar singkatan tak menggunakan kata ”Bersatu” atau ”United”. Ia berdalih hal itu bisa sama dengan partai berkuasa, United Malays National Organisation (UMNO). Ia mengancam, kalau membandel, partai yang didirikan para mantan petinggi UMNO itu harus mendaftar ulang. Partai baru itu mencatat nama Mahathir sebagai anggota seumur hidup pertama—posisi Mahathir sebelum mengundurkan diri dari UMNO yang membesarkannya.

Uji Keampuhan INTEL X99 ala NET89

Uji Keampuhan INTEL X99 ala NET89 – Chipset X99 ini menandakan munculnya motherboard baru sebagai “rumah” untuk lini prosesor ekstrim Intel, Haswell E. Dari 8 motherboard dengan chipset X99, manakah yang memiliki performa terbaik? Beberapa tahun yang lalu, Intel merilis chipset X79 untuk menemani lini prosesor ekstrimnya kala itu, Sandy Bridge E. Para produsen motherboard pun antusias merilis produk unggulan masing-masing, mengingat Intel juga memastikan Sandy Bridge E hanya berjalan di socket LGA2011.

Seiring dengan berjalannya waktu, superioritas X79 semakin melemah. Tidak adanya dukung an native terhadap standar teknologi baru menjadi salah satu penyebabnya. Atas dasar itu, Intel berusaha menaikkan pamor chipset seri X dengan merilis X99. Ini sejalan dengan lahirnya keluarga prosesor Haswell E dengan Core i7 5960X sebagai flagship Intel. Tidak cukup sampai di situ, jenis socket yang digunakan juga terbilang baru, yaitu LGA2011-v3. Dengan begitu, secara otomatis Intel me nutup jalur upgrade untuk pemilik motherboard dengan chipset X79 yang ingin merasakan performa lebih dari Haswell E. X99, modernisasi dari X79 Jika Sandy Bridge E dan Ivy Bridge E hadir dengan mengusung chipset X79 dan socket LGA2011, maka Haswell E hadir dengan chipset X99 dan socket LGA2011-v3.

Ada hal menarik di sini. Pada dasarnya, socket keduanya sama. Namun, Intel melakukan beberapa modifikasi demi memaksimalkan performa Haswell E. Ini berimbas pada pengguna dua generasi E sebelumnya: mereka harus mengganti motherboard agar dapat menggunakan Haswell E. Jika melihat kapabilitas chipset terkait, rasanya mereka tidak akan terlalu keberatan. Di sini, Intel melakukan beberapa peru bahan yang terasa cukup signifikan. Di X99, Intel menyisipkan controller USB 3.0 yang sebelumnya tidak dimiliki X79. Dengan begitu, dukungan untuk USB 3.0 semakin baik, dan tidak hanya bergantung pada controller pihak ketiga seperti yang terlihat di motherboard dengan chipset Intel lainnya.

Secara default, X99 menyediakan controller untuk 6 port USB 3.0. Selain itu, motherboard dengan chipset X99 membawa lebih banyak port SATA3 yang dapat ditangani. Jika di X79 hanya terbatas di angka 2, di X99 Intel melipat gandakan menjadi 10. Tidak seperti X79 yang memiliki port SATA2, di motherboard dengan chipset X99 keseluruhan port SATA merupakan SATA3. Namun, perbedaan ketiga yang membawa hype tertinggi adalah dukungan terhadap penggunaan DDR4 untuk pertama kalinya. DDR4 membawa beberapa keuntungan dibandingkan dengan pendahulunya, DDR3. DDR4 berjalan di voltase 1.2V, berbeda dengan DDR3 (1.5V), yang berimbas pada konsumsi listrik yang lebih hemat.

Sumber : https://net89.net/

Senjata Pemberantas Demam Berdarah Bag10

Tapi, sejak nyamuk ber-Wolbachia disebar, baru ada satu kasus pada Juni lalu. Itu pun diduga ditularkan bukan di dusunnya, melainkan di tempat lain. ”Tingkat mobilitas penduduk di sini tinggi, rata-rata pegawai kantoran atau karyawan lepas,” tuturnya. Menurut Adi, warga yang terkena demam berdarah seperti ini masuk radar timnya. Mereka kemudian memantau penularan setempat, dengan jarak 200 meter dari tempat tinggal penderita, dalam waktu dua pekan, sesuai dengan rata-rata jangkauan terbang dan umur nyamuk betina.

Jika dalam jarak dan waktu itu ada warga lain yang terkena, berarti nyamuk pembawa virus denguenya ada di sana. ”Tapi dari hasil penelitian tidak ada penularan setempat.” Adi mengatakan ini pertanda baik. Tapi bukan berarti warga bisa mengandalkan nyamuk ber-Wolbachia untuk memberantas demam berdarah. Metode ini hanya sebagai penunjang. Cara utamanya, menurut Adi, tetap dengan memberantas sarang nyamuk karena ada banyak jenis nyamuk lain yang mengganggu kesehatan.

Keajaiban Bermain Origami

Banyak hal yang dipelajari prasekolah dari seni melipat kertas ini. Di antaranya konsep matematika dan bagaimana mengoordinasikan gerak mata dan tangan. Suatu hari Resta membelikan jagoan kecil- nya kertas lipat alias kertas origami. Radya (5), bingung melihat kertas warna-warni itu dan bertanya apakah itu.

Baca juga : toefl ibt jakarta

“Ini kertas origami, Nak. Ibu mau ajarin Radya melipat dan membuat sesuatu dari kertas-kertas ini.” “Umm…. seperti Ibu buatin pesawat kertas itu?” “Iya! Yuk, kita buat sama-sama, mulai dari bentuk ikan, mau?” Radya mengangguk senang dan penuh semangat. Bersama-sama, Resta dan Radya mulai membuat lipatan di kertas yang ada, sampai membentuk sebuah ikan. Lalu gantian Radya yang melipat sendiri, hingga ia bisa membuat ikan warna-warni. Sejak hari itu, Radya senang jika diajak bermain origami. PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN MOTORIK Sudah sejak lama origami menjadi salah satu pembelajaran yang memfasilitasi perkembangan kognitif dan motorik anak. Lazim kita menemukan di kelas-kelas PAUD dan TK bagaimana belajar melipat kertas dan membuat beragam bentuk.

Dalam aktivitas origami, koordinasi dan kendali motorik memainkan peranan penting. Setiap lipatan kertas dihasilkan oleh interaksi pemikiran dan tindakan. Anak melihat bagaimana setiap lipatan menghasilkan satu bentuk tertentu, dan semakin banyak lipatan bisa menghasilkan wujud suatu benda. Ini juga mengajari anak apa yang disebut sebagai proses: berawal dari satu lembar kertas, secara bertahap dilipat sedemikian rupa, dan membentuk suatu benda. Sementara itu, tingkat kesulitan origami pun beragam, sehingga aktivitas ini cocok untuk diterapkan di berbagai tingkatan usia.

Kurt W. Fischer, seorang ahli psikologi perkembangan di University of Denver menjelaskan, perkembangan individu itu berkelanjutan dan naik secara bertahap. Pada setiap tahap, seseorang akan terus berkembang, tidak melulu sama di setiap tingkatnya. Perkembangan keterampilan harus didorong juga oleh lingkungan, agar keterampilan itu betul-betul dikuasai oleh individu tersebut. Sama halnya dengan anak, begitu anak ‘naik kelas’ atau bertambah usia, ia pun membutuhkan aktivitas yang lebih kompleks demi mengembangkan ragam keterampilan dirinya.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Percakapan Rahasia Pelindung Nurhadi Bag14

Jauh benar, nih, kabur sementara. Akhir Agustus lalu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan sudah mengetahui lokasi keberadaan Royani. Tapi, sampai akhir pekan lalu, belum ada perkembangan menyangkut bekas pegawai Mahkamah Agung itu. Begitu juga dengan pemeriksaan empat ajudan Nurhadi yang sebelumnya secara mendadak ditarik bertugas ke Poso, Sulawesi Tengah, untuk menumpas jaringan teroris Santoso.

”Dalam waktu secepatnya kami akan memeriksa mereka,” ujar Agus. Ketika bersaksi dalam sidang Doddy, Nurhadi membantah menerima suap dari Grup Lippo, bahkan melalui Royani. ”Saya diftnah luar biasa. Terlalu sering nama saya dicatut dan dijual,” kata Nurhadi, yang mundur dari posisi Sekretaris Mahkamah Agung pada 1 Agustus lalu. Ia juga membantah menyembunyikan Royani.

Lewat Jam Ke-72

Uji saring neonatus dilakukan pada 72 hingga120 jam setelah kelahiran untuk memastikan ada atau tidak ada penyakit. Apakah Mama pernah terkena toksoplasma pada saat hamil? Bila ya, sebaik- nya lakukan uji saring neonatus begitu bayi dilahirkan untuk melihat kemungkinan bayi terkena penyakit bawaan dari ibu atau tidak.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Seperti kita ketahui, infeksi toksoplasma dapat menyebabkan bayi mengalami gangguan pendengaran, keterbelakangan mental, dan celebral palsy. Pada prinsipnya, menurut dr. Pulung Silalahi, SpA, skrining pada bayi baru lahir dilakukan bila ada kecurigaan kondisi ibu saat hamil dapat memengaruhi tumbuh kembang bayi. Selain ibu yang menderita toksoplasma, ibu yang menderita hipotiroid pun disarankan. Begitu pula ibu yang hamil di atas usia 35 tahun ke atas, ibu yang mengidap penyakit keturunan (seperti talasemia), atau ibu yang saat hamil menderita anemia.

 

“Anemia selain meningkatkan risiko keguguran, lahir prematur, serta persalinan terhambat, juga bisa menyebabkan gangguan dan kerusak an pertumbuhan otak pada janin. Karena itulah bayi dari ibu yang menderita anemia, sebaiknya melakukan uji saring neonatus.” Bayi dari ibu hamil yang terkena infeksi rubela pada trimester pertama pun, akan dianjurkan menjalani tes tersebut. Ingat, infeksi rubela dapat menyebabkan kebutaan, ketulian, kelainan jantung, dan keterbelakangan mental.

“Begitu juga ibu hamil yang terinfeksi Cytomegalovirus (CMV) yang disebabkan virus Cytomegalo, Virus yang termasuk virus herpes ini, dapat menyebabkan cacat bawaan pada janin,” jelas Pulung. Skrining atau uji saring neonatus adalah pemeriksaan yang dilakukan pada 72–120 jam setelah kelahiran untuk mendeteksi adanya kemungkin an penyakit yang dapat mengganggu tumbuh kembang bayi, bahkan berakibat komplikasi serius.

Dengan uji saring neonatus akan teridentifi kasi kelainan pada bayi, sehingga bayi dapat mendapatkan pengobatan sedini mungkin agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. PERIKSA DARAH Bagaimana uji saring neonatus dilakukan? Cukup sederhana, yaitu dengan melakukan pemeriksaan darah pada bayi. Biasanya diambil dari tumit bayi (heel prick) kemudian diteteskan pada kertas saring. Dengan pemeriksaan sederhana yang dilakukan satu kali ini, sudah bisa didapat hasil akurat tentang penyakit pada bayi.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

 

Satu Ismail, Lima Disertasi Bag6

Keduanya menggunakan metodologi yang sama, yakni metode evaluasi penelitian program. Nur Alam memilih BPR Bahteramas sebagai subyek liputan, sementara Nur Endang memilih KB Bahteramas. Tim Evaluasi bahkan menemukan 74 persen bab I disertasi Nur Alam adalah hasil plagiat. Mereka menggunakan software Turnitin untuk mendeteksi kutipan haram dalam lima disertasi itu.

Turnitin adalah teknologi yang membaca apakah kalimat yang ditulis pernah dimuat di situs atau jurnal lain. Ia mengutip dari berbagai media seperti blog, buku, dan disertasi lain tanpa mencantumkan sumbernya. Dari penelusuran Tempo, Nur Alam mengutip nyaris satu paragraf penuh tulisan di blog yang berisi kumpulan berbagai jurnal dan tesis di bab I yang berisi pendahuluan disertasinya.

Pilih yang Mana ?

Inilah beberapa pilihan alat bantu yang dapat digunakan untuk merangsang kemampuan berjalan sendiri pada anak. Sebenarnya, penggunaan alat bantu berjalan un- tuk anak masih memicu pro dan kontra di dunia kedokteran. Ada dokter yang berpendapat, proses belajar berjalan sendiri, hendaknya dilakukan secara natural dan tidak ada satu alat bantu pun yang terbukti secara ilmiah bisa membantu mempercepat anak dalam menguasai kemampuan berjalan sendiri. Tetapi, ada pula dokter yang beranggapan kalau beberapa alat bantu berjalan dapat digunakan untuk melatih anak berjalan. Nah jadi, apakah akan menggunakannya atau tidak, keputusan ada di tangan kita.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

# Walking Assistant Alat ini berbentuk tali yang terhubung dengan kain pengikat di dada dan bawah ketiak. Ikatan di bagian dada bisa diatur tingkat ke kencangannya. Biasanya digunakan sejak si kecil berusia 9 bulan atau disesuaikan dengan kemampuan. Pastikan anak berdiri bukan karena ditahan oleh alat ini, tetapi ia memang berdiri sendiri. Walking Assistant ha nya mencegah anak supaya tidak mudah jatuh. Jangan sampai anak dalam posisi melayang. Alat ini mudah ditemukan di mana saja, mulai toko perlengkapan bayi, seperti Mothercare, hingga pusat belanja online, seperti: lazada.co.id, atau tokopedia.com

# Exersaucer Perlengkapan ini membantu anak untuk belajar berdiri, melompat, dan berputar, namun tetap berada di satu tempat. Umumnya , berbentuk mirip dengan baby walker, tapi tanpa roda, sehingga lebih aman. Ada pula bentuk lainnya. Contoh dari Exersaucer adalah “Around We Go” dan “Jumperoo” dari Bright Starts. Mama juga bisa melatih ke kuatan kaki anak sambil bermain memakai “Giraffe Trampoline” buatan Early Learning Centre (ELC). Namun, karena posisinya yang hanya diam di satu tempat, mungkin bisa membuat anak mudah bosan. Untuk itu, diperlukan kreativitas Mama agar permainan menjadi terus menarik hati si kecil.

# Push Walker Semacam mainan yang bisa didorong dengan berbagai bentuk, misalnya kereta, mobil, troli, dan lainnya. Alat ini dapat memicu anak untuk mendorong sambil berpegangan de ngan cara menyenangkan. Pastikan untuk mendampingi anak di sampingnya, karena anak bisa terlalu kencang mendorong ke depan atau terjerembap ke belakang bila tidak berhati-hati. Produk “Stride To Ride Lion” dari Fisher Price yang tersedia di toko peralatan anak dan hypermarket seperti Lotte Mart ini, bisa menjadi pilihan Mama. Selain bisa didorong, anak juga dapat menaikinya. Warna, lekuk, serta bentuk yang menarik membuat fase belajar berjalan jadi terasa lebih menyenangkan. Juga, bisa merangsang motorik halus, keseimbangan, dan koordinasi anak.

Sumber : https://ausbildung.co.id/