Cara Hentikan Ngempeng Anak

Kalau di usia batita si kecil masih ngempeng, mulai bujuk ia untuk tidak lagi menggunakannya. Terus-terusan ngempeng akan mengganggu pertumbuhan gigi, wicara, hingga sosialisasinya. Mengisap sesuatu memang membuat balita nyaman dan tenang. Bahkan waktu janin, mungkin Mama ingat saat diperiksa dengan USG, di layar, janin tampak asyik mengisap jempolnya?

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Nantinya setelah lahir, mengisap ini ternyata refl eks yang membantu si kecil untuk bisa pintar mengisap ASI. Ya, kebiasaan mengisap ternyata merupakan cara dan upaya alami bayi untuk mendapatkan rasa tenang dan nyaman di dunia baru di luar rahim Mama, yang belum terlalu dikenalnya. Alasan inilah yang mendasari para Mama yang pro alias setuju memberikan empeng (pacifier) kepada bayinya.

Di lain pihak, karena hasrat mengisap yang sudah terpuaskan melalui dot atau empeng, bayi jadi malas mengisap puting payudara Mama. Inilah alasan mereka tidak setuju memberi dot. Sebagai jalan tengah, Dr. Cynthia R. Howard, MPH, dokter spesialis anak dari The University of Rochhester School of Medicine and Dentistry, New York, (AS) mengatakan, ASI melalui dot dan pemberian empeng sebaiknya digunakan pada usia 10-12 bulan, dan saat Mama tidak berada di rumah. Howard juga mengatakan, setelah masuk usia batita, sebaiknya dot diganti dengan gelas, dan empeng harus ditinggalkan.

Gangguan Tak Perlu

Pengertian empeng atau ngempeng, secara harafi ah sebetulnya berarti mengisap dot kosong tanpa susu. Namun kadang pengertian ini kadang dirancukan juga dengan kebiasaan untuk mengisap benda-benda lain. Seperti mengisap jempol (thumb sucking), pilinan selimut dan bisa juga mengisap ujung bantal.

Hal ini lantaran ngempeng maupun mengisap jempol biasanya diikuti pula dengan kebiasaan memilinmilin selimut, mengisap pinggiran bantal, ataupun mendekap boneka dekilnya. Ngempeng berawal dari kebiasaan sejak bayi yang terus dibawa hingga besar, mengingat refleks yang muncul di awal kehidupan bayi adalah refleks mengisap. Entah mengisap ASI maupun mengisap susu dari botol. “Saat menyusu, bayi akan merasa nyaman karena berada didekat dada ibunya.

Sumber : https://eduvita.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *