Category Archives: Berita

Harga Motor Matic The New TVS Dazz DFI

Harga Motor Matic The New TVS Dazz DFI – Memenuhi permintaan pasar sekaligus mengikuti perkem- bangan pasar otomotif khususnya roda dua, PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) meluncurkan produk anyarnya The New TVZ Dazz DFI, bertempat di Ballroom Hotel Crowne Plaza, Jakpus (28/5). Skutik pasarnya menyasar kaum hawa ini merupakan pengembangan TVS Dazz sebelumnya ( spek karburator). “Peluncuran ini sebagai bukti dan komitmen kami bermain di otomotif roda dua di Indonesia. Kenapa pasarnya lebih ke perempuan? Karena hasil survei internal kita, pengguna TVS Dazz mencapai 60 persen dari usia 23-35 tahun,” ujar R Anandakhrisnan, President Director PT TMCI. The New TVS Dazz DFI menggunakan teknologi mutakhir Digitech R. Mesin yang sangat responsif dan sangat hemat bahan bakar karena mengusung sistem injeksi (Digital Fuel Injection Logic).

“Dibanding TVS Dazz versi karburator, The New TVS Dazz ini lebih irit BBM 16 persen. Pemakaian normal mampu menempuh jarak sekitar 57-60 km/liter,” klaim Anandakhrisnan. Skutik injeksi berdapur pacu 110 cc ini tampil dengan style berbeda. Desain sudut lebih tajam, bodi lebih ramping dan balutan warna two tone yang menghiasi sekujur bodi motor. Pelek racing yang sporti, membuatnya tampil lebih menarik dan agresif. Dilengkapi ban tipe tubeless. Sedangkan tur yang enggak ketinggalan dan merupakan salah satu tur unggulan adalah handphone charger.“Ini merupakan matik injeksi pertama di Indonesia yang dilengkapi fasilitas handphone charger dan merupakan nilai tambah,” imbuh Rio Aditya Putra, Deputy Manager Corporate Communication TMCI. Banderol harganya Rp 12,6 juta OTR Jakarta.

Gelar Balap Mobil di Kota Bunga

Gelar Balap Mobil di Kota BungaUnit yang dipakai untuk LJPS merupakan Lamborghini Gallardo LP507-4 yang dipakai balapan Super Trofeo. Pada balapan Super Trofeo musim 2015, tipe tersebut enggak lagi dipakai dan gantinya adalah Hurracan LP620-2. Di Tanah Air, LJPS itu sendiri merupakan balapan one make race milik Lamborghini. Rencananya pada tahun ini, akan diadakan sebanyak 5 seri dan semuanya tentu memakai Sirkuit Sentul. Para pembalap dikategorikan dalam pro, pro-am dan am. Dalam 1 race, pembalap akan menyelesaikan 12 lap. Khusus untuk pembalap yang ikutan kategori pro dan am, pergantiannya bisa dilakukan antara lap ke-5 dan 10. Bila di nasional balapan satu mereknya LJPS, maka di internasional ada Super Trofeo.

Kali pertama diselenggarakan secara regional di Eropa pada 2009. Balapan di wilayah Asia, baru terselenggarakan pada 2012 dan kemudian wilayah Amerika bagian utara pada 2013. Pada 2013 itu juga, baru terjadi nal dari Super Trofeo yang dilaksakan di ACI Vallelunga Circuit Roma, Italia. Pada nal pertama tersebut, tidak dipertandingkan kelas pembalap pro. Hasil akhir dari nal tersebut, mengukuhkan Andrew Palmer dari Amerika sebagai juara dunia. Tahun ini, masing-masing wilayah menyelenggarakan 5 seri. Untuk wilayah Asia, seri pembukanya akan diselenggarakan di Fuji Internasional Speedway di Jepang. TYO Pada seri ke-4, baru Super Trofeo versi Hurracan LP620-2 yang akan mampir ke Sentul. Sementara jadwal nal Super Trofeo pada musim ini akan berlangsung di Sebring International Raceway Florida, Amrik (22/11)

Untuk Meneruskan Suara Mereka Yang Hilang

ADA lam sejarah Indonesia: 1945, 1965, dan 1998. Dari ketiganya, 1998 adalah yang paling jarang singgah tiga tahun penting dadi sinema Indonesia. Perjuangan kemerdekaan laris diromantisasi para sineas Indonesia, sementara peristiwa 1965 sudah beberapa kali diungkap melalui flm produksi independen. Beda halnya dengan momen reformasi. Bahkan, setelah lebih dari satu dekade, jumlah flm yang bertutur tentang kondisi zaman pada dan menjelang akhir Orde Baru masih minim. Salah satunya Istirahatlah Kata-kata besutan Yosep Anggi Noen. Istirahatlah Kata-kata mengangkat sosok Wiji Thukul, sastrawan dan aktivis yang hingga kini belum ketahuan rimbanya.

Untuk tokoh dengan riwayat sekaya itu, Yosep Anggi Noen dan kawan-kawan mengambil lingkup cerita yang kecil. Selama 90 menit, kita menyaksikan sang penyair cadel bersembunyi di Pontianak, melarikan diri dari kejaran aparat negara. ”Pontianak adalah titik krusial dalam hidup Thukul. Setelah peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli) pada 1996, Thukul dan beberapa aktivis Partai Rakyat Demokratik dinyatakan sebagai tersangka. Untuk pertama kali Thukul resmi dinyatakan sebagai orang yang paling dicari dan diburu,” ujar Yulia Evina Bhara, produser Istirahatlah Kata-kata.

”Dari penelusuran saat riset, kami menemukan masa di Pontianak adalah titik balik dalam hidup Thukul. Ia akhirnya memutuskan teguh kembali berjuang, untuk bergabung dengan kawan-kawannya menjatuhkan Soeharto,” dia menambahkan. Istirahatlah Kata-kata mengungkap sosok Wiji Thukul melalui perspektif yang begitu personal. Ia lebih banyak hadir sebagai seorang suami dan bapak. Kiprah sastra dan aktivisme Thukul dibahasakan dari konsekuensinya kepada Sipon, istrinya, dan keluarganya yang ditegaskan sejak adegan pembuka flm. Seorang intel duduk di meja, sementara Sipon dan anaknya berdiri bergeming di hadapannya.

Di latar belakang, tampak seorang aparat lain mengacak-acak koleksi buku Thukul. Pilihan perspektif ini menarik. Tokoh sebesar Wiji Thukul tentu sudah banyak diangkat dalam berbagai media. Informasi tentang dia tersebar di mana-mana. Kehidupan sosialnya sudah menjadi pengetahuan umum, yang dalam flm ini diterjemahkan melalui beberapa teks pada awal dan akhir flm. Satu hal yang belum banyak terungkap: bagaimana sesungguhnya Orde Baru beroperasi dan mewujudkan terornya terhadap warganya sendiri. Yosep Anggi Noen dan kawan-kawan mewujudkannya melalui kosa-gambar yang intim. Sepanjang flm, kamera tidak banyak beranjak dari protagonis kita.

Kamera terus lekat dan dekat dengan wajah Thukul, yang hampir selalu tampak ketakutan sepanjang flm. Penyebab ketakutannya sendiri tak pernah tampak. O? screen. Pada saat ada potensi ancaman masuk dalam pandangan kamera, ia hadir dalam bentuk yang bersahaja, sebagai warga yang lalu-lalang atau orang yang duduk di kursi sebelah saat cukur rambut. Menurut Yulia, ada beberapa sutradara yang sempat dipertimbangkan untuk menggarap Istirahatlah Kata-kata, sebelum dipercayakan kepada Yosep Anggi Noen. ”Anggi adalah orang yang percaya pada sinema.

Anggi mempelajari Wiji Thukul, yang percaya pada kekuatan kata-kata,” Yulia menjelaskan. ”Anggi selalu politis dalam karya-karya film nya. Namun, pada saat yang sama, flmflmnya sangat estetis. Film ini butuh perspektif juga estetika. Keduanya ada pada Anggi.” Film ini terpilih tanpa banyak argumen panas antarjuri. ”Banyak sekali cara untuk mengambil point of view sebuah flm. Yosep memilih dengan jenius. Dia paham tak bisa membuat dengan skala besar, mungkin karena dana atau yang lain, maka dia berbicara lewat kesunyian,” kata salah seorang juri. Banyak hal yang dihadirkan tanpa verbalisasi, hanya dengan adegan. Semua tokoh dalam flm ini tak lepas dari perjalanan Thukul.

Bahkan adegan anak kecil yang menangis saat gelap menambah perasaan kerinduan Thukul kepada anaknya. Thukul juga terbayang bagaimana kalau dia ditangkap saat gelap. Istirahatlah Kata-kata hadir ketika sinema Indonesia sedang gandrung pada sejarah. Hampir setiap tahun ada produksi tentang tokoh bersejarah, misalnya flm Rudy Habibie (Hanung Bramantyo, 2015), yang merupakan prekuel dari Habibie & Ainun (Faozan Rizal) yang sukses secara komersial empat tahun lalu. Sayangnya, flm-flm itu sekadar mengulang masa dan peristiwa yang sudah berlalu. Sejarah hadir sebatas bentuk belaka. Nilai produk si flm-flm itu memang megah, tapi perspektif yang ditawarkan begitu minim. Istirahatlah Kata-kata, sebaliknya, tampil begitu bersahaja.

Di balik kesederhanaannya, flm ini menyasar pada tingkat paling mendasar dalam hidup kita: posisi kita sebagai warga negara di hadapan rezim yang lalim. ”Banyak yang tidak tahu tentang apa yang terjadi pada 1998 dan beberapa tahun sebelumnya. Harapan kami, flm bisa menjadi salah satu penanda masa bahwa demokrasi yang kita hirup hari ini terjadi berkat perjuangan dan pengorbanan banyak orang pada masa-masa yang sulit,” tutur Yulia. ”Salah satu di antara mereka adalah Wiji Thukul. Sampai sekarang ia bersama 12 orang lainnya belum kembali. Mereka hilang karena keyakinannya untuk memperjuangkan demokrasi yang kita hirup hari ini.”

Istirahatlah Kata-kata muncul atas prakarsa beberapa orang. Titik mulanya adalah inisiatif Okky Madasari dari Yayasan Muara memberikan penghargaan untuk Wiji Thukul dalam ASEAN Literary Festival pada 2014. Juga gerakan Barisan Pengingat yang membuat mural puisipuisi Wiji Thukul di dinding kota. Mulailah terjadi perbincangan untuk memproduksi flm, yang dirintis oleh Okky Madasari dan Tunggal Pawestri, yang menjadi produser eksekutif Istirahatlah Kata-kata. Mereka mengajak Yulia dan kawan-kawan mewujudkan flm ini. ”Istirahatlah Kata-kata merupakan upaya untuk terus bersuara, melawan impunitas atas kasus-kasus kemanusiaan yang hingga hari ini belum dituntaskan,” ucap Yulia. Sebagai rezim, Orde Baru mungkin sudah tiada. Sebagai pola pikir, ia masih ada dan berlipat ganda. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk Istirahatlah Kata-kata.

kaligata

Mengetahui Penyebab Kaligata dan Cara Mengobati Kaligata

Penyebab Kaligata – Marilah kita mengetahui sebuah penyakit yang umum diderita masyarakat Indonesia yaitu kaligata. Mengetahui penyebab kaligata mesti memahami bagaimana karakter penyakit ini.

Penyakit ini umumnya diderita dari kalangan bayi, remaja hingga dewasa dengan ciri-cirinya adalah kulit seperti melepuh, menonjol atau terasa gatal dan terus menerus membuat kita tidak nyaman. Jika anda tidak familiar dengan kata kaligata, anda mesti mengetahui nama lain kaligata yaitu biduran.

Apakah Penyakit Kaligata Itu?

Bagi sebagian orang memang biduran lebih familiar dibandingkan kaligata, karena kaligata lebih dikenal di kalangan akademik dan kesehatan, sementara istilah biduran beredar di masyarakat. Tetapi pada intinya sama saja, mengetahui penyebab kaligata mesti melacak rekam jejak seseorang karena beberapa penyakit kaligata bisa jadi disebabkan alergi, sementara yang lain bisa disebabkan faktor yang berbeda.

Cara mengobati kaligata antara satu penyebab dengan penyebab yang lain juga berbeda tentunya. Jika anda mengalami kaligata yang disebabkan karena alergi, maka menghentikan makanan atau minuman yang anda konsumsi penyebab alergi adalah solusi utama.

Baca Juga: Cara Membuat nasi Tumpeng

Sementara jika disebabkan karena faktor lain semisal karena penyakit sekunder, kebersihan kamar yang tidak baik, atau pakaian anda yang menyebabkan biduran maka perlu dicek ke arah sana.

Penyakit kaligata, atau biasa disebut dengan biduran merupakan penyakit umum yang bisa ditangani oleh dokter. Bagi kalangan kesehatan, biduran lebih dikenal dengan sebutan urtikaria, dengan ditandai sebuah luka seperti gatal-gatal yang membekas, memanjang dan membuat anda tidak merasa nyaman. Pada kondisi tertentu kadang bekas luka ini bewarna merah, putih atau bahkan menghitam.

Mengetahui Penyebab Kaligata Lebih Dalam

1. Karena alergi

Penyebab kaligata sendiri bisa digolongkan beberapa jenis, pertama penyebab kaligata yang disebabkan karena alergi, misalnya anda terkena alergi makanan dan minuman tertentu. Selanjutnya, bisa juga alergi karena serbuk sari dari sebuah tanaman, alergi bulu hewan juga bisa

Selain itu alergi juga bisa disebabkan karena serangga atau bahkan gigitan serangga kecil seperti tungau, semut atau serangga daun. Anda juga bisa terkena alergi udara dingin semisal dari kipas angin atau air conditioner. Selain itu juga bisa karena anda tidak terbiasa berada di udara dingin, misal dari surabaya berpindah ke bandung.

2. Efek saping dari penyakit

Kedua, penyebab kaligata sendiri bisa dikategorikan sebagai efek samping dari sebuah penyakit, sehingga kaligatanya sendiri merupakan penyakit sekunder. Penyakit primernya sendiri anda perlu cek ke dokter. Karena pada beberapa kondisi jika penyakit kaligata berulang menandakan ada penyakit primer di dalam tubuh anda yang mesti anda periksakan ke dokter.

Beberapa penyakit primer seperti tiroid, HIV dan beberapa penyakit dalam lainnya menyebabkan gejala sekunder gatal gatal seperti biduran.

3. Karena kebersihan pakaian

Ketiga, penyebab kaligata adalah karena gatal gatal biasa yang terus menerus anda garuk. Biasanya menyebar luas karena disebabkan baju yang kita pakai menyebabkan gatal dan menyebar kemana mana.

Bagaimanakah Cara Mengobati Kaligata?

Lalu, bagaimana cara mengobati kaligata? Cara mengobati kaligata ada dua macam. Mengobati kaligata di rumah bisa dengan mengompres dengan air dingin, mengurangi konsumsi makanan atau minuman atau penyebab lain yang menjadikan alergi sehingga memunculkan kaligata.

Selain itu, anda juga bisa melakukan tes alergen di rumah sakit atau puskemas untuk mengetahui apakah anda termasuk alergi terhadap makanan makanan tertentu.

Cara selanjutnya adalah dengan mengonsumsi obat antihistamin yang bisa anda dapatkan dengan berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, alangkah lebih baiknya anda berkonsultasi dengan dokter mengenai apakah adanya penyakit primer dalam tubuh anda yang menyebabkan munculnya kaligata yang terlalu sering.

Sebagai kewaspadaan, anda mesti segera membawa ke dokter atau ke unit gawat darurat terdekat jika kaligata anda sudah membuat anda tidak nyaman, gatal gatal menyeluruh ke leher, badan dan wajah, membuat badan anda panas dan bahkan pusing atau muntah.

Perampokan Sadis Di Pulomas Bagian 3

Berkat CCTV BERBEKAL kamera pengawas (CCTV) di rumah korban, polisi bisa mengungkap identitas pelaku. 26 Desember 2016 Pukul 15.00 lRamlan Butarbutar dan Erwin Situmorang tertangkap CCTV masuk halaman rumah Dodi Triono. Ramlan tampak berjalan pincang. Menyusul masuk Yus Pane. Sedangkan Alfns Sinaga menunggu di mobil. lMereka masuk saat sopir Dodi, Yanto, hendak mengeluarkan mobil sehingga pintu pagar terbuka. lYanto, tiga anak Dodi, pembantu, dan sopir lainnya dikumpulkan di ruang tengah. lDodi pulang ke rumah, lalu dibekap.

Pukul 16.00 Rekaman CCTV juga menangkap gambar Ramlan, Erwin, dan Yus Pane menggiring korban masuk ke kamar mandi untuk disekap. Ramlan dan Erwin membawa senjata api, sedangkan Yus membawa golok. 27 Desember 2016 Pukul 09.00 Sheila Putri, teman Diona, datang ke rumah itu dan mendapati rumah tak terkunci. Ia mendengar suara rintihan di kamar mandi, lalu berteriak minta bantuan. Belakangan, polisi tiba di lokasi.

Perampokan Sadis Di Pulomas Bagian 2

Sejumlah barang yang ditemukan polisi di tempat penangkapan yang diduga milik korban adalah telepon seluler merek Samsung, Nokia, dan BlackBerry; kacamata; jam tangan Rolex; uang Rp 9,7 juta; serta beberapa lembar uang baht Thailand dan dolar Amerika Serikat. Ramlan dan kawan-kawan memasukkan Dodi, anak Dodi, pembantu, dan sopir ke kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter.

Sebelas orang berimpitan selama 12 jam di kamar mandi itu. Enam tewas dan lima selamat dengan kondisi kritis ketika ditemukan pada Selasa sore pekan lalu. Korban yang tewas adalah Dodi, 59 tahun, serta dua putrinya, Diona Arika Andra (16) dan Dianita Gemma Dzalfaya (9). Lalu Amel, teman Dianita Gemma, dan dua sopir Dodi. Lima yang selamat adalah putri Dodi, Zanette Kalila Azaria, 13 tahun, serta dua pembantu dan dua penjaga anaknya. ”Dari autopsi, korban meninggal karena kekurangan oksigen dalam darah,” kata Iriawan.

Perampokan Sadis Di Pulomas

Evakuasi jenazah korban pembunuhan di Jalan Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta. Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan (bawah). Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan memastikan pembunuhan keluarga Dodi Triono di Pulomas, Jakarta Timur, pekan lalu murni perampokan.

Kepastian itu disimpulkan polisi setelah penangkapan tiga perampok di Bekasi, Jawa Barat, Rabu pekan lalu, atau sehari setelah kejadian terungkap. Perampok yang ditangkap adalah Ramlan Butarbutar. Laki-laki 51 tahun ini buron polisi sejak 2015 karena kasus perampokan. Ia masuk penjara karena kasus yang sama pada 2010 dan 2012. Saat merampok rumah Dodi, Ramlan adalah pemimpinnya.

Ia tewas ditembak karena, menurut polisi, melawan ketika hendak ditangkap. Satu lagi adalah Erwin Situmorang. Malamnya, polisi menangkap Alfns Bernius Sinaga di Bekasi Utara. Adapun Yus Pane masih buron. Informasi tentang komplotan Ramlan ini didapat polisi dari kamera rumah Dodi yang dengan jelas merekam perampokan itu.

MODAL SELESAIKAN MASALAH

Punya anak prasekolah memang harus siap de ngan hal-hal seperti di atas. Asal tahu saja, keah lian si kecil tawar menawar sebetulnya merupakan bentuk dari kemampuan negosiasi. Kapan pun di mana pun, si prasekolah berusaha bernegosiasi dengan kita. Tentunya Mama Papa harus meladeni anak. Tapi, meladeni tak berarti terus mengiyakan atau terus menolaknya, bergantung pada situasi dan apa yang sedang dituju anak. Negosiasi antara kita dan si prasekolah sebe tulnya merupakan pengalaman penting bagi anak.

Proses tawar-menawar dapat menjadi cara kita mengajari anak untuk menghadapi masalah de ngan baik. Adakalanya tawar-menawar itu ber akhir dengan kemenangan kita (orangtua), se himgga anak harus melakukan apa yang kita minta, namun adakalanya kita yang menuruti kemauan anak. Proses ini ibarat simulasi bagaimana nanti nya anak menyelesaikan masalahnya sendiri. Pro ses ini juga mengajari anak untuk mau bekerja sama atau berkompromi dengan orang lain, yang nantinya menjadi model pembelajaran bagi anak, bagaimana bersosialisai dan bekerja sama di masyarakat.

Memang, negosiasi itu proses menantang, Mama Papa bisa jadi kewalahan dibuatnya. Namun, kunci utamanya tetap di kita sebagai orang tua. Modalnya cuma perlu belajar bagaimana mengatur emosi dan mengendalikan diri, sehingga kita tetap tenang menghadapi anak dalam situasi seperti ini. Pun ketika kita merasa sudah terlalu kesal atau marah, pilihan untuk menjauh sejenak dari anak dan menenangkan diri adalah tepat. Ketika proses tawar-menawar sudah melibatkan intonasi tinggi, maka “perang” itu pasti akan semakin memanas. Cara terbaik untuk menormalkan keadaan adalah dengan pergi sejenak untuk menenangkan diri, dan kembali lagi untuk memeluk anak.

Sukses “Nego” Dengan Si Kecil

sat-jakarta.com – Waktu menunjukkan pukul 08.00, sementara Riska, 4 tahun, belum juga mandi pagi. Meski hari ini hari libur, Mama ingin Riska tetap man di se suai jadwalnya. “Kak, mandi dulu yuk!” kata Mama pada Riska, yang dijawab dengan, “Belum waktu nya mandi, Mamaaa.” Lima menit kemudian, Mama mengulangi permintaan yang sama, kali ini Riska menjawab, “Nanti aja, Ma, aku masih main.” Begitu permintaan ketiga diulangi, Riska malah menjawab, “Ma, kan libur, mandi siang boleh yaaa?”

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Mama bingung harus menjawab apa lagi. Ya, si prasekolah sudah pandai menawar. Bahkan, ia punya macam-macam alasan yang bisa ia buat agar orangtua mau menuruti kemauannya. Terdengar membingungkan, geli, sekaligus lucu, tetapi sering membuat kita dilema, apakah harus dituruti? Atau dilarang? Rupanya, memang pada usia prasekolah anak mulai mengenali hubungan sebab-akibat. Anak pun mengerti kata-kata yang dapat menghubung kan satu ide dengan ide lainnya, seperti kata jika, mengapa, kapan.

Kemampuan berpikir logisnya juga sudah berkembang, sehingga ia bisa mema hami hubungan dan konsekuensi dari apa yang ia lakukan. Maka, sering kita menemukan anak coba menyelesaikan masalah sederhana yang ia hadapi. Ia juga mulai mengenali batasan dirinya, mana yang bisa ia selesaikan sendiri, mana yang ia butuh bantuan orangtua. Selain itu, anak juga su dah menangkap konsep dulu, sekarang, dan akan datang. Ditambah dengan kosakata anak yang juga bertambah, tak heran anak pun sudah lebih lihai merangkai kata.

Kemampuan anak inilah yang membuatnya jadi pandai menawar. Belum lagi jika ia melihat Mama, Papa atau orang dewasa lain di sekitarnya tidak kompak mengatakan sesuatu. Ia bisa me nemukan celah untuk meluncurkan jurus tawar menawarnya itu. Seperti contoh Riska tadi. Saat Mama meminta mandi, Riska berkata tidak mau dan beralasan hari libur bisa mandi siang. Rupa nya, bersamaan dengan usaha Mama membujuk, Papa berkata pada Riska, “Hari libur mandi siang dikit boleh kok, Ka.” Nah, celah itulah yang diman faatkan Riska untuk menawar pada Mama.

Mengenal Ayam Kampung Vietnam

Mengenal Ayam Kampung Vietnam

Dalam tahun-tahun terakhir, industri unggas ras, khususnya broiler, di Vietnam mengalami kendala dalam produksi, ketatnya persaingan, dan anjloknya harga. Namun masih untung, masyarakat di sana memfavoritkan ayam umbaran yang mereka nilai lebih enak dan kualitas dagingnya le bih tinggi ketimbang impor. Menurut data Depar temen Peternak an, Kementerian Pertanian dan Pem bangunan Pedesaan, dua tahun silam, produksi unggas Vietnam sebanyak 328 juta ekor.

Sebanyak 52 juta ekor adalah broiler (ayam putih) dan sisanya ayam umbaran yang terdiri dari ayam berbulu berwarna. Lebih Disukai “Ayam umbaran mempunyai keunggulan dibandingkan broiler saat ini dan untuk masa yang akan datang,” ujar Prof. Dr. Le Thanh Hai. Alasannya, pengembangan produksi ayam umbaran cocok dengan selera konsumen. Apalagi produksi ayam yang mirip ayam kampung di Indonesia ini dapat diberi pakan sesuai sumber daya lokal, mudah, dan tidak perlu fasilitas pemerliharaan canggih. Kendati periode pemeliharaannya lama, 75 hari untuk mencapai bobot 1,8 – 2 kg/ekor, daging ayam ini lebih enak dan harganya lebih mahal ketimbang ayam ras.

Produksi daging ayam umbaran 2014 mencapai 560 ribu – 620 ribu ton, sedangkan unggas ras lebih rendah, 393 ribu – 402 ribu ton. Sehingga ayam um baran masih lebih mendominasi konsumsi daging ayam saat ini. Sayangnya, pembibitan ayam berwarna ini masih bersifat spontan, terpisah-pisah, dan berskala kecil. Belum pernah ada program pembibitan berskala besar. Di Vietnam terdapat 7,9 ju ta peternak ayam yang 70%-nya adalah peternak kecil dengan populasi 28 – 30 ekor. Sistem budidaya seperti ini jelas tidak berdaya saing secara internasional.

Demikian pula produktivitasnya rendah karena peternak tidak pernah mau berinvestasi untuk melakukan seleksi genetik. Target ke Depan Melihat kondisi tersebut, pada periode 2016 – 2020 Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan menargetkan pengembangan populasi ayam berwarna ini hingga mencapai 60% dari total populasi unggas. Karena itu harus ada cara pembibitan baru. Demikian pula pola pemeliharaannya harus ditingkatkan dari yang tradisional menjadi semi intensif dan intensif berdasarkan arahan pemda setempat untuk mendongkrak produksi dan pengendalian penyakit. SK Perdana Menteri No.10/2008/QD bertanggal 16 Januari 2008 menjadi landasan hukum untuk pengembangan pembibitan sampai 2020 dan arah produksi peternakan secara umum. Untuk melakukan terobosan, pemerintah akan menyeleksi dan memperbanyak ayam lokal dan ayam asing agar adaptif terhadap kondisi setempat.

Sangat penting untuk memproduksi bibit secara mandiri, mempraktikkan manajemen pembibitan dengan fokus pence gahan penyakit, menerapkan teknologi pembibitan terkini, memperbarui fasilitas pembibitan, menerapkan standar operasional prosedur (SOP) teknik pembesaran sehingga mendapatkan ras dengan produktivitas tinggi. Sementara itu untuk fasilitas pemotongan dan pengolahan serta pemasarannya bisa bekerja sama dengan industri unggas ras. Meskipun produksinya menghadapi kendala dan tantangan, ayam berwarna ini diyakini akan berkembang pesat. Dengan harga eceran VND 90 ribu – 120 ribu/kg setara Rp23.600 – Rp70.800, ayam ini memberikan pendapatan yang stabil ketimbang unggas lain.