Category Archives: Parenting

Ketika Si Kecil Batuk Bag3

RESEP MURAH MERIAH “Jika si kecil sakit, orangtua sedih. Kalau kena batuk, dia belum bisa mengeluarkan dahaknya sendiri. Kasihan, kan jadi tersiksa. Berikut ada cara murah meriah untuk atasi permasalahan itu. Sediakan baskom ukuran sedang, isi air hangat secukupnya, teteskan minyak telon/ minyak kayu putih, lalu siapkan handuk kecil. Letakkan baskom di bawah kaki Mama, kemudian rebahkan si kecil di paha Mama dengan posisi wajahnya menghadap baskom, ya. Uap akan terhirup dengan sendirinya oleh si kecil. Setelah lama terhirup, dengan sendirinya lendir akan keluar dari hidung dan mulut. Coba deh.” Neti purdianti, mama dari Arsyila Byanka R (8,5 bulan)

 

Ketika Si Kecil Batuk

DITEPUK-TEPUK “Alhamdulillah, anakku jarang terkena batuk. Tapi pas sakit batuk, kasihan lihatnya. Kalau sudah batuk, selain tidurnya terganggu, istirahatnya juga berkurang. Jadinya dia rewel. Walau demikian, saya tidak pernah memberinya obat batuk. Saya hanya memberikannya ASI, juga mengoleskannya balsam penghangat untuk bayi usai mandi dan saat tidur, lalu ditepuk-tepuk. Setelah itu biasanya keluar dahak atau lendirnya. Paginya juga saya jemur sambil ditepuk-tepuk bagian punggung dekat leher agar dahak keluar.” Sulastri, mama dari Raditya Yodha Sayekti (20 bulan)

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

DIBERI BUAH BUAHAN SEGAR “Anak-anakku ceria dan aktif. Alhamdulillah, anakku jarang sa kit karena ke duanya aku beri ASI. Tapi kalau daya tahan tubuhnya sedang drop karena cuaca ekstrem atau polusi, anakku batuk juga. Kadang kalau Danis batuk sampai muntah, lalu lemas, deh. Kalau sudah begitu, saya ka sih makanan bervitamin tinggi, seperti: buah-buahan segar, banyak minum air putih dan mengurangi makanan yang memicu batuknya.” Novieta, mama dari Danish Faeyza Alvian (4,7)

DIBERI JERUK NIPIS “Jika Si Kakak batuk, saya punya obat andalan, yaitu jeruk nipis yang diperas airnya lalu dicampur air hangat. Kakak Nayoda sangat suka jika saya membuatkan jeruk nipis hangat. Katanya, enak! He he… bagaimana tidak enak? Jeruk nipis hangatnya saya beri tambahan madu. Selain jeruk nipis hangat, jahe pun bisa lo menjadi obat. Cara membuatnya, pipihkan jahe lalu rebus dengan dua gelas air. Setelah mendidih tambahkan madu. Kalau kata Kakak Nayoda, bikin hangat tenggorokan.” Indri Syakira, mama dari Nayoda Zadran Alkarakhi (3)

GARA-GARA AYAH waktu itu ayah flu, saya minta untuk jauh jaih dari si kecil  Tapi, namanya juga ayah, saat rasa kangen memuncak, dia mencium Delta dan menggendongnya tanpa sepengetahuan saya. Malam harinya Dedek Delta tidur nya nggak nyenyak. Esoknya, hidungnya mampat, lalu batuk, dan terdengar suara grok-grok saat bernapas. Saya ajak si kecil ke bi dan dan dianjurkan untuk memperbanyak ASI. Paginya saya jemur dia sambil dipangku. Alhamdulillah, seminggu kemudian Delta sembuh tanpa obat.” Yuyun Churnia, mama dari Delta Rizky Langit Ramadhan (3 bulan)

Pilah Pilih Minuman Bag2

MINUMAN MANIS KEMASAN Sangat dibatasi, sebisa mungkin tidak sering dikonsumsi. Bisa melonjakkan kadar gula darah Mama dengan cepat, sehingga tubuh menjadi mudah lelah karena harus mencerna gula. Padahal, Mama butuh asupan energi yang lebih sehat untuk memperlancar proses menyusui. Selain itu, kandungan gula yang sangat tinggi pada minuman kemasan dapat menyulitkan Mama dalam memperoleh berat badan ideal.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

MINUMAN ISOTONIK & BERSODA Dibatasi, cukup sekali dalam seminggu atau tidak sama sekali. Minuman berenergi maupun bersoda memiliki kandungan bikarbonat yang mengikat kalsium, sehingga penyerapan kalsium menjadi terganggu. Padahal Mama membutuhkan kalsium untuk memproduksi ASI yang berkualitas.

JAMU/MINUMAN HERBAL PELANCAR ASI Sesuai anjuran dokter. Perlu ditinjau lebih dulu apakah ada kandungan yang berdampak pada bayi. Terlebih bila mengonsumsi jamu pe nyembuh luka nifas, ditakutkan ada kandungan yang terbawa melalui ASI. Karena metabolisme bayi belum sempurna, kemungkinan risiko bayi kuning semakin tinggi.

MAKANAN BERKUAH Semangkuk untuk makan siang atau malam. Tak hanya dalam bentuk minuman, Mama juga bisa mengasup cairan bagi tubuh lewat makanan berkuah. Ini bisa dijadikan solusi bagi Mama yang sering lupa minum karena jarang merasa haus. Termasuk Mama yang tak suka susu, sup bening sayuran berdaun hijau seperti brokoli, bayam, pokcoy, bisa memenuhi kebutuhan kalsium yang diperlukan untuk memproduksi ASI yang berkualitas.

Bolehkah Minuman Panas atau Dingin?

Mama menyusui tak boleh mengonsumsi minuman panas ataupun dingin. Pernah mendengar larangan ini, Ma? Alasannya, minuman panas bisa membuat bayi panas dalam dengan tanda-tanda bibir menjadi berwarna putih, sedang kan minuman dingin diyakini bisa membuat bayi terserang flu. Ternyata, larangan itu cuma mitos, Ma!

Saat kita makan es krim, minum es, atau sebaliknya, minum teh panas sekalipun, suhu ASI yang keluar akan mengikuti suhu tubuh kita, yaitu sekitar 37°C. Khusus minum an hangat, justru mama menyusui dianjurkan minum segelas air hangat sebelum menyusui agar produksi ASI maksimal. Meski belum ada penelitian yang menguji kebenaran pendapat tersebut, namun tak ada salahnya bila anjuran itu dituruti. Pasalnya, minum segelas air hangat sebelum menyusui membuat Mama cukup segar dan relaks, sehingga menyusui jadi lebih bersemangat.

Sumber : pascal-edu.com