Category Archives: Rumah

Percantik Rumah mu di Bali dengan Lantai Artistik dan Jangan Lupa pakai Genset Bali

Percantik Rumah mu di Bali dengan Lantai Artistik dan Jangan Lupa pakai Genset Bali – Nama Roman sudah sangat lekat di benak konsumen. Produk ubin keramiknya pun terbanyak digunakan di seluruh Indonesia. Ini terbukti dengan perolehan persentase Roman yang tertinggi di ajang iDEA RUMAH Award Readers’ Choice 2014. Jimin Suman, General Manager Marketing PT Satyaraya Keramindoindah, produsen Roman, mengatakan bahwa salah satu fokus pengembangan produknya adalah desain. Apalagi teknologi cetak digital membuat kreasi motif di atas keramik nyaris tak ada batasnya dengan hasil yang sangat alami.

Saat ini, motif natural cukup diminati, seperti kayu, batu alam, beton, metal, bahkan wallpaper. Ini sejalan dengan tren interior saat ini yang kembali mengapresiasi tampilan beragam material yang diekspos, seperti gaya vintage, rustic, maupun industrial. Yang tak kalah penting adalah menjaga kualitas produk. Untuk ubin keramik, keunggulan Roman yang sudah diakui adalah tingkat presisinya yang tinggi. Kekuatan produk terus ditingkatkan. Ini pun mendorong Roman mengembangkan produk yang lebih premium yaitu ubin porselen berglasur (porcelain glazed tile), yang kemudian dipasarkan di bawah bendera Roman Granit. Dukungan 8 buah showroom, yang disebut House of Roman, di beberapa kota besar juga berperan besar dalam merebut hati konsumen. Di tempat ini, pengunjung dapat melihat secara langsung produk Roman, melihat pilihan lebih lengkap, juga mendapatkan konsultasi desain.

Sumber : Rajawalindo.com

Ketahui Dulu Prosesnya Renovasi yang dilengkapi dengan Genset

Ketahui Dulu Prosesnya Renovasi yang dilengkapi dengan Genset. Agar kenyamanan di rumah tetap terjaga meskipun sedang terjadi pemadaman listrik. Untuk mendapatkan harga genet yang murah bisa membelinya melalui Distirbutor Jual Genset Jakarta yang terbaik.

Menyusun Denah Setelah kebutuhan dan luas ruang diketahui, langkah selanjutnya yaitu menyusun denah. Ada banyak faktor yang perlu diperhat kan saat menyusun denah ruang, mulai sirkulasi udara dan pencahayaan ruang, kondisi lingkungan sekitar, penempatan ruang terbuka hijau, dan sebagainya. Perhat kan juga kondisi bangunan sebelumnya. Sebisa mungkin, manfaatkanlah ruang-ruang yang sudah ada, sehingga tak perlu ada pembongkaran yang terlalu banyak. Makin banyak pembongkaran dan pengubahan letak ruang, makin besar pula biayanya.

Menghitung Biaya Untuk menghitung rencana anggaran biaya (RAB) renovasi, butuh ketelit an dan keahlian tersendiri. Banyak detail yang harus dicantumkan, mulai dari biaya tukang hingga biaya material bangunan. Jika ingin membuat RAB secara detail, ada banyak daf ar yang harus Anda kerjakan. Misalnya Anda menginginkan tambahan ruang tidur anak di lantai atas. Di proses ini terdapat pekerjaan persiapan, bongkar, sunt k struktur, tangga, mengedak lantai, dinding, kusen-pintu-jendela, plafon, atap, finishing, dan mekanikal elektrikal. Anda juga harus memperthitungkan harga material dan upah tukang. Tetapi, jika Anda sekadar ingin mengetahui kisarannya biaya yang akan dikeluarkan untuk pekerjaan renovasi rumah, Anda dapat menggunakan prinsip sederhana ini. Diketahui: Harga per m2 luas bangunan= Rp3.000.000 – Rp4.500.000 Luas bangunan= 45m2 Jawab: Misal, kita ambil harga per m2 luas bangunan= Rp3.500.000 Maka, harga yang Anda akan keluarkan = Harga per m2 luas bangunan x Luas bangunan = Rp3.500.000 x 45m2 = Rp157.500.000 Catatan Harga per m2 bangunan sangat dipengaruhi material yang dipilih. Semakin t nggi kualitasnya, maka semakin besar nilai rupiah yang perlu dikeluarkan.

Pentingnya Manajemen Waktu Waktu minimal yang dibutuhkan sampai selesai renovasi adalah 3 bulan. Selama proses, seringkali Anda harus mengontrak rumah. Anggap saja biaya kontrak rumah mencapai Rp1.500.000/bulan, berart dalam 3 bulan Anda harus mengeluarkan dana Rp4.500.000. Bagaimana jika waktunya molor? Dipast kan dana yang keluar akan bertambah. Manajemen waktu juga berkaitan dengan upah tukang, apalagi jika Anda menggunakan sistem upah harian. Makin molor jadwal renovasi, makin besar pula biaya upah yang harus dikeluarkan.