Anggrek Neli Terus Maju Di Depan Untuk Merdeka

Anggrek Neli Terus Maju Di Depan Untuk Merdeka

Adapun Luhut menolak berkomentar tentang kabar bahwa dia merekomendasikan calon tertentu sebagai pengurus pusat Golkar. ”Kamu saja, mau saya rekomendasikan?” katanya kepada Yohanes Paskalis dari Tempo, Kamis pekan lalu. Sehari sebelumnya, dia menyangkal ada intervensi kepada Setya dalam penyusunan pengurus. ”Tak baiklah jika ada intervensi,” ujarnya.

Setya mengakui sempat hendak mengambil unsur militer untuk posisi sekretaris. Dia ingin kembali merangkul salah satu unsur kekuatan Golkar, yakni ABRI (militer), selain birokrasi dan Golongan Karya. Dia membenarkan telah menerima proposal nama-nama dari Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan tersebut. ”Namun waktunya mepet sehingga memilih yang berpengalaman,” kata Setya.

Politikus lain yang masuk melalui jalur Luhut adalah Yorrys Raweyai. Mantan Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar ini merupakan operator lapangan pelaksanaan Munaslub. Gerilya Yorrys makin kencang saat pandangan umum daerah pada Minggu siang. Saat itu, tak ada satu pun DPD provinsi yang menyebutkan dukungan secara eksplisit kepada Setya Novanto. Menyadari situasi bakal tak menguntungkan, Yorrys mengumpulkan 17 Ketua Golkar provinsi di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, pada Senin dinihari.

Dalam pertemuan itu, Yorrys mempertanyakan komitmen kader daerah: apakah bakal tetap mendukung Setya. Jika tetap mendukung, mereka diminta menyuarakan dukungan terbuka saat pandangan umum. ”Jangan main di dua kaki,” ujar Yorrys. Gerilya Yorrys terbukti moncer. Ketika pandangan umum dibuka kembali pada Senin pagi, sebanyak 17 DPD Golkar provinsi menyatakan secara terbuka dukungan kepada Setya. Sepanjang Munaslub, Yorrys menjadi penghubung Luhut dengan Setya. Saat Ade Komarudin menyampaikan pidato pengunduran diri dari pencalonan, Yorrys merangsek ke depan panggung.

Dia berbisik kepada Ade sembari menyerahkan telepon seluler miliknya. Berbicara kurang dari satu menit, Ade menyerahkan kembali telepon itu. Tak berselang lama, Yorrys menyerahkan telepon kepada Setya. ”Telepon dari Pak Luhut?” Tempo bertanya. ”Ah, tahu saja,” kata Yorrys sembari tersenyum. Setya membenarkan ditelepon Luhut setelah pemilihan dipastikan tak berlangsung dua putaran. ”Beliau mengucapkan selamat,” ujarnya. Besarnya peran Yorrys bukannya tak dilihat oleh para kader Golkar. Saat makan malam di daerah Pelabuhan Benoa setelah penutupan, belasan kader secara bergiliran menyalami dan mengajaknya ngobrol. ”Jangan lupa ajak-ajak ya, Bang,” kata seorang kader Golkar. ”Lobi-lobi,” ujar Andi Sinulingga, sekretaris komite pemilihan, yang hadir di tempat itu.

Yorrys mengatakan tak ambil pusing soal jabatan. Meskipun Yorrys tak ikut menyusun kepengurusan, Setya memberi sinyal penting untuk Yorrys. Tempo sempat menanyakan soal perombakan fraksi dan alat kelengkapan Dewan kepada Setya. ”Tanya saja kepada beliau,” kata Setya sembari menunjuk Yorrys, yang duduk di sebelahnya.

Website : kota-bunga.net

Partai Golkar Sedang Bersaing Untuk DI Depan

Partai Golkar Sedang Bersaing Untuk DI Depan

Setya memilih politik akomodatif. Dia menyadari tujuh pendukung kompetitornya mesti ditampung. Nama yang hampir dipastikan masuk adalah Robert Joppy Kardinal, Roem Kono, dan Nurul Arifin. Tiga politikus inilah yang sehari-hari mendampingi Setya berkampanye. Robert Kardinal bahkan telah diplot mengisi posisi yang pernah diduduki Setya, bendahara partai. Masuknya Nurdin tak mengejutkan. Perannya amat sentral selama pelaksanaan musyawarah.

Selain menjadi ketua panitia pengarah, mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ini menjadi pemimpin sidang. Dia hampir tak tergantikan selama lima hari pelaksanaan suksesi kepemimpinan di tubuh partai berlambang beringin ini. Meskipun sempat terjadi baku pukul di ruang sidang, Nurdin berhasil menyelesaikan seluruh agenda Munaslub. Peran Idrus Marham, satu-satunya Sekretaris Jenderal Golkar dari kalangan nonmiliter, tak kalah vital. Dia tulang punggung untuk melobi pemilik suara, terutama Ketua Golkar provinsi. Pada Ahad dinihari pekan lalu, Idrus dan Sudikerta mengumpulkan pendukung Setya di Kondotel Pecatu Graha.

Idrus meminta Ketua Golkar provinsi memaksakan pemungutan suara secara terbuka. Seorang Ketua Golkar provinsi yang hadir dalam pertemuan itu menuturkan, Idrus ingin Setya terpilih secara aklamasi. Tak hanya itu, para pemilik hak suara diingatkan ihwal uang yang sudah dikucurkan kubu Setya. Idrus hanya senyum-senyum saat dimintai konfirmasi tentang rapat ini. ”Ah, sudahlah,” ujar Idrus. Sedangkan Sudikerta memilih irit bicara: ”Memangnya saya yang mengundang?” Aburizal Bakrie mengatakan tidak ikut campur dalam kepemimpinan Setya.

”Saudara Novanto, percayalah, tidak ada matahari kembar di Golkar,” kata Aburizal saat penutupan Munaslub. Keputusan memasukkan nama Nurdin dan Idrus tak disepakati sponsor utama Setya, Luhut Pandjaitan. Penunjukan Nurdin Halid dan Idrus Marham membuat Luhut mangkel. Salah seorang di lingkaran dekat Setya menuturkan, setelah penutupan Munaslub, Luhut Pandjaitan menelepon Setya. ”Kenapa sudah diumumkan?” kata politikus ini menirukan ucapan Luhut. Setya mengakui adanya pembicaraan telepon dengan Luhut meskipun tak menjelaskan isinya.

”Ya, memang ada komunikasi,” ujarnya. Seorang anggota tim sukses Setya menuturkan, Luhut sudah menyiapkan nama purnawirawan jenderal untuk mengisi posisi ketua harian dan sekretaris jenderal. Salah satu nama yang disiapkan Luhut adalah Letnan Jenderal Purnawirawan Sumardi, Komisaris PT Pembangunan Perumahan Tbk. Sumardi sebelumnya menjadi Chief Executive Officer Toba Bara Sejahtra, perusahaan milik Luhut

Mengenal Ayam Kampung Vietnam

Mengenal Ayam Kampung Vietnam

Dalam tahun-tahun terakhir, industri unggas ras, khususnya broiler, di Vietnam mengalami kendala dalam produksi, ketatnya persaingan, dan anjloknya harga. Namun masih untung, masyarakat di sana memfavoritkan ayam umbaran yang mereka nilai lebih enak dan kualitas dagingnya le bih tinggi ketimbang impor. Menurut data Depar temen Peternak an, Kementerian Pertanian dan Pem bangunan Pedesaan, dua tahun silam, produksi unggas Vietnam sebanyak 328 juta ekor.

Sebanyak 52 juta ekor adalah broiler (ayam putih) dan sisanya ayam umbaran yang terdiri dari ayam berbulu berwarna. Lebih Disukai “Ayam umbaran mempunyai keunggulan dibandingkan broiler saat ini dan untuk masa yang akan datang,” ujar Prof. Dr. Le Thanh Hai. Alasannya, pengembangan produksi ayam umbaran cocok dengan selera konsumen. Apalagi produksi ayam yang mirip ayam kampung di Indonesia ini dapat diberi pakan sesuai sumber daya lokal, mudah, dan tidak perlu fasilitas pemerliharaan canggih. Kendati periode pemeliharaannya lama, 75 hari untuk mencapai bobot 1,8 – 2 kg/ekor, daging ayam ini lebih enak dan harganya lebih mahal ketimbang ayam ras.

Produksi daging ayam umbaran 2014 mencapai 560 ribu – 620 ribu ton, sedangkan unggas ras lebih rendah, 393 ribu – 402 ribu ton. Sehingga ayam um baran masih lebih mendominasi konsumsi daging ayam saat ini. Sayangnya, pembibitan ayam berwarna ini masih bersifat spontan, terpisah-pisah, dan berskala kecil. Belum pernah ada program pembibitan berskala besar. Di Vietnam terdapat 7,9 ju ta peternak ayam yang 70%-nya adalah peternak kecil dengan populasi 28 – 30 ekor. Sistem budidaya seperti ini jelas tidak berdaya saing secara internasional.

Demikian pula produktivitasnya rendah karena peternak tidak pernah mau berinvestasi untuk melakukan seleksi genetik. Target ke Depan Melihat kondisi tersebut, pada periode 2016 – 2020 Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan menargetkan pengembangan populasi ayam berwarna ini hingga mencapai 60% dari total populasi unggas. Karena itu harus ada cara pembibitan baru. Demikian pula pola pemeliharaannya harus ditingkatkan dari yang tradisional menjadi semi intensif dan intensif berdasarkan arahan pemda setempat untuk mendongkrak produksi dan pengendalian penyakit. SK Perdana Menteri No.10/2008/QD bertanggal 16 Januari 2008 menjadi landasan hukum untuk pengembangan pembibitan sampai 2020 dan arah produksi peternakan secara umum. Untuk melakukan terobosan, pemerintah akan menyeleksi dan memperbanyak ayam lokal dan ayam asing agar adaptif terhadap kondisi setempat.

Sangat penting untuk memproduksi bibit secara mandiri, mempraktikkan manajemen pembibitan dengan fokus pence gahan penyakit, menerapkan teknologi pembibitan terkini, memperbarui fasilitas pembibitan, menerapkan standar operasional prosedur (SOP) teknik pembesaran sehingga mendapatkan ras dengan produktivitas tinggi. Sementara itu untuk fasilitas pemotongan dan pengolahan serta pemasarannya bisa bekerja sama dengan industri unggas ras. Meskipun produksinya menghadapi kendala dan tantangan, ayam berwarna ini diyakini akan berkembang pesat. Dengan harga eceran VND 90 ribu – 120 ribu/kg setara Rp23.600 – Rp70.800, ayam ini memberikan pendapatan yang stabil ketimbang unggas lain.

Kelapa Sawit Kini Menjadi Pilihan Orang Banyak

Kelapa Sawit Kini Menjadi Pilihan Orang Banyak

Pendapatan mereka meningkat. “Kita punya data sejak 2000-an sampai 2013, rata-rata produksi kami 23 ton/ha TBS. Saya rasa untuk plasma cukup ting gi,” ungkapnya dalam suatu pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu. Hal senada diungkapkan Ahmad Kam dani, petani plasma Wilmar Group yang berkebun di Ogan Kome ring Ilir, Su matera Selatan.

“Kami yang tadinya buta huruf tentang perkebun an sawit dibina Wilmar Group sebagai bapak angkat dan mitra kerja kami. Sampai umur 60 bulan kebun diserahterimakan ke kami. Alhamdulillah dari 2.708 petani di ba wah perusahaan ini semua sukses. Banyak yang sudah mampu beli mobil, me nyekolahkan anak sampai S1, S2. Pada 2014 kami mendapat sertifikat RSPO sewaktu masih ber ga bung dengan perusahaan,” papar Kam dani bersemangat. Kini dia dan kawan-kawannya mengarah ke sertifikasi RSPO untuk petani mandiri. Hal ini dibenarkan Alfat Salim, SV Sustainability Manager for Small holder & Independent Mill, Wilmar International Ltd.

“Kami punya 31.428 ha areal plasma yang sudah ditanami pada 2015. Saat ini, 2.630 ha areal plasma yang su dah sertifikasi RSPO. Rencana 2017, kami akan sertifikasi 9.099 ha lagi,” paparnya. Nilai plus sertifikasi juga disuarakan Jo ko Suyono, petani swadaya dari Jam bi. Menurut generasi kedua petani PIRtrans ini, sebagai petani swadaya, dia mendapat harga dari tangan ketiga. Karena itu pada 2010, ia membentuk kelompok. “Mitra kami PT Indo sa wit Subur (Asian Agri) berharap ka mi bisa ke RSPO. Mengapa kami ingin sertifi kasi RSPO dan ISPO? Yang jelas harga sudah kami rasakan perbedaannya. Se belum 2007-2008, harga pernah Rp500Rp600/kg di Sumatera.

Setelah kawasan kami ikut plasma tahun 2012, tidak pernah kami mengalami harga di bawah Rp1.400-Rp1.500,” tandasnya. Ketelusuran Sertifikasi kebun petani, baik plas ma maupun swadaya, penting bagi perusahaan yang mendapat pasokan TBS dari mereka. Per usa haan ber kepentingan memastikan rantai suplai TBS mereka sesuai ke tentuan RSPO dan ISPO. Ka re na itu perusahaan seperti Wilmar Group dan Golden Agri Resources (GAR) melakukan penelusuran asal TBS dari luar kebun milik mereka. “Kami memiliki 9 independent mill (pabrik kelapa sawit/PKS) dari total 34 mill kami di Indonesia yang hampir 100% suplai TBS-nya dari petani swadaya. Jumlah kebun petani swadaya Wilmar sekarang 5.053 ha.

Yang sudah melalui tahapan final audit RSPO sekitar 2.708 petani. Saat ini tim kami sedang melakukan pembinaan terhadap 1.700 petani dengan luasan 11.850 ha di Pelalawan, Rokan Hilir, dan Merangin. Obyektif Wilmar saat ini adalah membantu petani mencapai sertifikasi RSPO dan ISPO,” jelas Alfat. GAR, menurut Agus Purnomo, se ring mendapat pertanyaan dari konsu mennya, apakah produk GAR ter kait dengan kegiatan ilegal dan kebakaran hutan. Selain itu, perusahaan juga perlu mengelola risiko bila pa sok an sewaktuwaktu terhenti dari PKS pemasoknya. Karena itu De sember tahun lalu pihaknya mendata seluruh PKS pemasok leng kap dengan koordinat lokasinya dan memuatnya dalam situs per usahaan.

“Kami membeli minyak dari 489 CPO mills (PKS), hanya 44 di an ta ranya milik kami sendiri. Jadi, traceability (ketelusuran) kami baru sebatas mills-nya,” tutur Ma naging Director Sustainability & Strategic Stakeholders Enga ge ment GAR itu di Jakarta beberapa waktu. GAR lalu membuat program un tuk mengetahui asal-muasal CPOnya dari kebun mana, milik siapa. “Un tuk ta hap pertama, kami fokus mencatat yang le bih detail traceability mill kami sendiri karena millkami membeli 7%-10% TBS dari kebun orang lain. Pada saat yang bersamaan kami sosi ali sasi kan gagasan ini kepada 445 mill lain. Target kami bisa selesai (ke telu sur annya dulu) tahun 2020,” tutup Agus.

Website : kota-bunga.net

Laptop Spesifikasi Tinggi untuk Download Film di GudangMovie

Laptop Spesifikasi Tinggi untuk Download Film di GudangMovie – Jakarta, 30 September – Menjelang kuartal terakhir di 2015, ASUS Indonesia menyegarkan jajaran produk andalannya di segmen gaming yakni Republic of Gamers (ROG). ASUS Indonesia menyatakan bahwa kehadirkan beragam model produk ROG ini disiapkan untuk menyasar seluruh segmen gamer mulai dari pro gamer, hardcore gamer, core gamer, hingga casual gamer. ASUS Indonesia tidak hanya menghadirkan penyegaran terhadap produk notebook ROG tapi juga gaming desktop PC ROG mereka. Infinix Hot 2 X510.

Untuk notebook ROG, ASUS Indonesia menghadirkan beragam model yang dikelompokkan berdasarkan ukuran bentang diagonal layarnya. Di ketegori notebook 15 inci, ASUS Indonesia menyajikan seri ROG GL552, ROG G550, dan G501JW. Pada kategori notebook 17 inci, ASUS Indonesia menawarkan ROG G751JY yang hadir sebagai penerus dari seri ROG G750JH dan G750JX. Di lini desktop PC, ASUS Indonesia menyediakan ROG G20 yang hadir dengan bodi ringkas dan lekuk bodi memikat serta tawaran harga mainstream. Di saat yang sama, ASUS Indonesia memperkenalkan model notebook dan desktop PC ROG termutakhir yang masih dalam tahap pengembangan yakni ROG G752 dan gaming desktop PC ROG G11

Pelemahan Rupiah Mulai Pengaruhi Inflasi

JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bakal mulai menyengat inflasi bulan Agustus 2018. Hanya saja dibandingkan Juli 2018, inflasi Agustus 2018 diperkirakan tetap lebih rendah. Berdasarkan survei pemantauan harga (SPH) mingguan yang dilakukan pekan pertama Agustus 2018, Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi Agustus sebesar 0,05%. Dengan begitu maka inflasi tahunan Agustus diperkirakan 3,31% year on year (YoY). Proyeksi inflasi Agustus 2018 dari bank sentral itu lebih rendah dibanding inflasi Juli 2018. Catatan Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bulan lalu 0,28% dengan inflasi tahunan sebesar 3,18%.

Lebih rendahnya inflasi, menurut survei BI, terjadi karena adanya penurunan harga pada sejumlah harga pangan. Misalnya, bawang merah, telur ayam, cabai merah. Tapi, ada juga beberapa harga pangan yang mengalami kenaikan, seperti daging ayam, rokok kretek, dan jeruk. Persoalan harga pangan, menurut beberapa ekonom, memang akan mempengaruhi inflasi Agustus. Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih mengatakan, kelompok bahan makanan akan mendorong inflasi karena pelemahan rupiah, mulai terasa dampaknya. “Khususnya, bahan makanan yang diimpor seperti gandum dan kedelai,” kata Lana kepada KONTAN, Kamis (30/8). Oleh karena itu, dia memprediksi, inflasi bulan ini bakal lebih besar dari ramalan BI. Perkiraan Lana, inflasi Agustus akan mencapai 0,17% dan 3,44% YoY. Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro juga memperkirakan, inflasi Agustus di atas proyeksi BI, yakni sebesar 0,14% secara bulanan dan 3,40% secara tahunan.

Menurutnya, beberapa harga makanan naik karena faktor Idul Adha dan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi yang mahal. Meski begitu, masih ada kemungkinan inflasi lebih rendah dari proyeksi bank sentral karena harga kebutuhan pokok mulai turun. “Inflasi kelompok bahan makanan menjadi sangat rendah, bahkan berpotensi deflasi,” kata Kepala Ekonom Danareksa Research Institute Damhuri Nasution. Menurutnya, harga-harga kelompok pengeluaran lainnya juga relatif stabil. Dengan demikian, secara keseluruhan laju inflasi bulanan pada bulan Agustus relatif rendah dan terkendali. Proyeksi Damhuri, inflasi Agustus mencapai 0,04% dan 3,29% YoY. Dia bilang, musim tahun ajaran baru bakal menyebabkan kelompok pendidikan mengalami inflasi cukup signifikan. Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual juga melihat kemungkinan deflasi bahan makanan. Namun David memproyeksikan inflasi bulan ini lebih tinggi dari proyeksi bank sentral, yaitu sebesar 0,08% dan 3,34% YoY.

Manfaat BBM Satu Harga

YUSPIN Prihatin, pendatang dari Klaten, Jawa Tengah yang kini menetap di Merauke, Papua tak menyangka usaha ternak ayamnya kini berkembang pesat. Tiap bulan lelaki ini bisa mengantongi omzet hingga Rp 300-an juta per bulan. Padahal, usaha itu dirintis sebagai “pelarian” karena cita-citanya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) honorer tak terwujud. Kesuksesan usaha peternakan itu tak terlepas dari program BBM satu harga yang menyasar Merauke dan kabupaten lain di sekitarnya. Program yang digalakkan Jokowi-Jusuf Kalla itu berhasil menurunkan harga BBM, sama seperti harga di kota-kota di Pulau Jawa. “Di Papua, ternak ayam dan BBM saling berkaitan. Kami sangat butuh minyak tanah untuk memberi suhu panas bagi anak-anak ayam,” jelas Yuspin. Usahanya pun berkembang menjadi jual beli peralatan ternak. Sebelum ada program BBM satu harga, minyak tanah di Merauke bisa mencapai Rp 20.000 per liter. Untuk mendapatkannya pun susah, karena langka. Saat ini, harga di agen maupun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sama, Rp 3.300-Rp 3.500 per liter.

Ade Syahputra, pendatang dari Jakarta yang sudah menjadi warga Timika, Papua sejak 2010 lalu, juga bersyukur program BBM Satu Harga menjadikan biaya hidup di Timika semakin murah. “Dulu bayar ojek untuk berangkat kerja yang hanya 2 kilometer, harus bayar Rp 20.000, sekarang hanya Rp 5.000,” terang Ade. Untuk mendapatkan jasa ojek juga semakin mudah. Sejak harga BBM di Timika sama dengan di Jawa, jumlah tukang ojek kian banyak. Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengakui, program BBM Satu Harga memang berhasil mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan Indonesia bagian timur. Salah satu indikatornya, daya beli meningkat tercermin dari angka inflasi yang tinggi (lihat tabel). “Setelah adanya persamaan harga, uang yang sebelumnya digunakan untuk membeli BBM, dialokasikan untuk menabung atau kebutuhan lainnya,” jelasnya. Realokasi belanja masyarakat ini akan memicu pertumbuhan sektor lain seperti makanan minuman, ritel hingga perumahan. Penurunan biaya logistik akibat BBM Satu Harga juga berimbas pada naiknya aktivitas ekonomi di daerah pinggiran. Secara output, hal itu berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Maluku Papua yang mencapai 18,1% di triwulan II-2018, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 5,27%. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat penyalur BBM satu harga hingga semester I-2018 mencapai 64 wilayah, meningkat pesat dibandingkan Oktober 2017 yang baru mencapai 25 titik.

Pemerintah berkomitmen melanjutkan program BBM Satu Harga hingga mencapai 160 titik pada tahun depan. Tahun ini, target BBM Satu Harga menyasar 73 lokasi dan tahun 2019 ke 30 daerah. Vice President Corporate Communication PT Pertamina Adiatma Sardjito optimistis Pertamina bisa sukses menjalankan program BBM Satu Harga. Tahun ini, Pertamina membidik 67 wilayah. “Tahun kedua ini, tantangan yang harus dihadapi semakin berat, yakni daerah yang ditetapkan pemerintah merupakan wilayah dengan infrastruktur darat dan laut terbatas,” papar Adiatma. Pada Juli dan Agustus 2018, Pertamina menambah penyaluran BBM Satu Harga di enam tempat. Di antaranya Distrik Fayit (Asmat, Papua), Gido (Nias, Sumatera Utara), dan Miangas, (Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara). Saat ini tingkat penggunaan BBM Satu Harga hanya sekitar 0,3% dari total penyaluran nasional. Catatan Pertamina, penyaluran BBM sepanjang Juni 2017-Juni 2018 sekitar 56.000 kiloliter. Dari jumlah itu, 70% jenis premium dan sisanya solar

Percantik Rumah mu di Bali dengan Lantai Artistik dan Jangan Lupa pakai Genset Bali

Percantik Rumah mu di Bali dengan Lantai Artistik dan Jangan Lupa pakai Genset Bali – Nama Roman sudah sangat lekat di benak konsumen. Produk ubin keramiknya pun terbanyak digunakan di seluruh Indonesia. Ini terbukti dengan perolehan persentase Roman yang tertinggi di ajang iDEA RUMAH Award Readers’ Choice 2014. Jimin Suman, General Manager Marketing PT Satyaraya Keramindoindah, produsen Roman, mengatakan bahwa salah satu fokus pengembangan produknya adalah desain. Apalagi teknologi cetak digital membuat kreasi motif di atas keramik nyaris tak ada batasnya dengan hasil yang sangat alami.

Saat ini, motif natural cukup diminati, seperti kayu, batu alam, beton, metal, bahkan wallpaper. Ini sejalan dengan tren interior saat ini yang kembali mengapresiasi tampilan beragam material yang diekspos, seperti gaya vintage, rustic, maupun industrial. Yang tak kalah penting adalah menjaga kualitas produk. Untuk ubin keramik, keunggulan Roman yang sudah diakui adalah tingkat presisinya yang tinggi. Kekuatan produk terus ditingkatkan. Ini pun mendorong Roman mengembangkan produk yang lebih premium yaitu ubin porselen berglasur (porcelain glazed tile), yang kemudian dipasarkan di bawah bendera Roman Granit. Dukungan 8 buah showroom, yang disebut House of Roman, di beberapa kota besar juga berperan besar dalam merebut hati konsumen. Di tempat ini, pengunjung dapat melihat secara langsung produk Roman, melihat pilihan lebih lengkap, juga mendapatkan konsultasi desain.

Sumber : Rajawalindo.com

Memodifikasi Cupcake

Melalui database tersebut, Fitri bisa mengetahui hari-hari penting bagi pelanggan yang bersangkutan. Misal hari ulang tahun anggota keluarga, maupun hari ulang tahun dirinya sendiri. Menurut Fitri, selain servis yang memuaskan, kualitas kue yang disajikan menjadi modal penting untuk menjaring konsumen. Dalam sehari Dina dan Fitri bisa mengerjakan 3 kue. Ia mengakui, tantangan yang dihadapi yaitu proses pengerjaan yang lambat.

“Soalnya ini pekerjaan seni. Penggarapannya harus cermat dan teliti,” katanyanya. Padahal itu pun mereka sudah dibantu oleh seorang karyawan untuk meracik bahan. Hanya saja, pengerjaan bentuk kue masih ditangani langsung oleh Dina. Sehingga kualitas rasa dan bentuknya bisa terjaga. Harap maklum, pangsa pasar yang ditarget yaitu kelas menengah ke atas yang sangat memperhatikan kualitas produk. Jadi wajar, jika harga kue yang di tawarkan pun berkisar Rp 550.000 – Rp 2 juta. Menurutnya, konsumen menengah atas tidak mempermasalahkan harga. “Yang penting hasil pengerjaan dan kualitasnya harus perfect,” pungkas Fitri.

Memodifikasi Cupcake dan Pasarkan dengan Jasa SEO Semarang

Memodifikasi Cupcake dan Pasarkan dengan Jasa SEO Semarang. Bukti sahih kemujaraban media sosial untuk menjual produk, bisa Anda temukan pada diri Fitri dan Dina Primasari. Melalui acccount @dina_primasari, mereka mampu meraih omzet Rp 40-Rp 45 juta per bulan. Hanya dari berjualan kue. BERMODAL uang Rp 5 juta, Fitri dan Dina Primasari, pada 2010, memberanikan diri berjualan kue. Mereka pun sempat menyewa sebuah toko untuk memajang produknya.

“Tapi setelah dipikir-pikir ongkos sewa toko, dan biaya operasionalnya itu tinggi. Dana tersebut sebenarnya bisa untuk pengembangan usaha dari sisi lain,” tutur Fitri (34) di Jalan Graha Raya,Tangerang Selatan, Banten. Sadar akan hal itu, lantas Fitri memanfaatkan jaringan internet untuk memasarkan kuenya. Melalui sarana online, ia berharap bisa lebih mudah menembus komunitas dan menemukan target pasar lebih luas.

Kenapa memilih usaha kue? Kedua wanita tersebut terinspirasi oleh kue cupcake dan bermaksud memodifikasinya. “Kalau cupcake ukurannya kecil-kecil. Seukuran cangkir, makanya dikasih nama cupcake. Sedangkan kue buatan kami ukurannya cenderung lebih besar. Bahkan ada yang panjangnya 1 meter. Bisa untuk kue ulang tahun, cupcake, dan cookies,” tuturnya.

Sesuai Tema Dan Selera

Pesanan berdasar tema. Bentuknya bisa disesuaikan dengan selera. Untuk jenis cake ada 3 kategori ukuran. Kategori small berukuran 20 cm, medium 24 cm, large ukurannya 40 cm ke atas. Bentuk bisa disesuaikan dengan pesanan. Bisa persegi atau bundar. Sementara kue berukuran lebih dari 40 cm dikenakan ongkos kirim. “Untuk ukuran kurang dari 40 cm tidak dikenakan ongkos kirim bagi pemesan di JABODETABEK,” paparnya.

Agar roda usaha berjalan lancar, mereka membagi tugas. Untuk urusan produksi ditangani oleh Dina, sedangkan Fitiri berkonsentrasi melakukan pemasaran. “Jangkauan kami adalah kawasan Jabodetabek. Menurut database yang kami miliki sekitar 80% konsumen kami tersebar di Tangerang,” kata Fitri. Supaya konsumen tetap loyal, Fitri rutin menyapa konsumen melalui HP maupun media sosial. Menyapa kon sumen bukan hanya ketika menawarkan barang saja. Namun menanyakan kabar, atau mengucapkan selamat hari raya. Beruntung Fitri memiliki data base konsumen.