Sukses “Nego” Dengan Si Kecil

sat-jakarta.com – Waktu menunjukkan pukul 08.00, sementara Riska, 4 tahun, belum juga mandi pagi. Meski hari ini hari libur, Mama ingin Riska tetap man di se suai jadwalnya. “Kak, mandi dulu yuk!” kata Mama pada Riska, yang dijawab dengan, “Belum waktu nya mandi, Mamaaa.” Lima menit kemudian, Mama mengulangi permintaan yang sama, kali ini Riska menjawab, “Nanti aja, Ma, aku masih main.” Begitu permintaan ketiga diulangi, Riska malah menjawab, “Ma, kan libur, mandi siang boleh yaaa?”

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Mama bingung harus menjawab apa lagi. Ya, si prasekolah sudah pandai menawar. Bahkan, ia punya macam-macam alasan yang bisa ia buat agar orangtua mau menuruti kemauannya. Terdengar membingungkan, geli, sekaligus lucu, tetapi sering membuat kita dilema, apakah harus dituruti? Atau dilarang? Rupanya, memang pada usia prasekolah anak mulai mengenali hubungan sebab-akibat. Anak pun mengerti kata-kata yang dapat menghubung kan satu ide dengan ide lainnya, seperti kata jika, mengapa, kapan.

Kemampuan berpikir logisnya juga sudah berkembang, sehingga ia bisa mema hami hubungan dan konsekuensi dari apa yang ia lakukan. Maka, sering kita menemukan anak coba menyelesaikan masalah sederhana yang ia hadapi. Ia juga mulai mengenali batasan dirinya, mana yang bisa ia selesaikan sendiri, mana yang ia butuh bantuan orangtua. Selain itu, anak juga su dah menangkap konsep dulu, sekarang, dan akan datang. Ditambah dengan kosakata anak yang juga bertambah, tak heran anak pun sudah lebih lihai merangkai kata.

Kemampuan anak inilah yang membuatnya jadi pandai menawar. Belum lagi jika ia melihat Mama, Papa atau orang dewasa lain di sekitarnya tidak kompak mengatakan sesuatu. Ia bisa me nemukan celah untuk meluncurkan jurus tawar menawarnya itu. Seperti contoh Riska tadi. Saat Mama meminta mandi, Riska berkata tidak mau dan beralasan hari libur bisa mandi siang. Rupa nya, bersamaan dengan usaha Mama membujuk, Papa berkata pada Riska, “Hari libur mandi siang dikit boleh kok, Ka.” Nah, celah itulah yang diman faatkan Riska untuk menawar pada Mama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *